Aconitum Napellus

Dari Isa Mujahid Islam
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Nama Latin: Aconitum Napellus

Nama suku : Ranunculaceae

Nama Lain: Aconite, monk’s-hood; wolf’s bane ; blue rocket; friar’s cap

Asal: Tumbuh di pegunungan berangin dan padang rumput yang lembab di Eropa Tengah dan Selatan, Inggris dan Wales Selatan, Asia Tengah

Sumber: Daerah pegunungan di Eropa, Rusia, dan Asia Tengah

Bagian yang digunakan: akar, bunga, daun (90 % racun terdapat pada akar), tanaman diambil saat sedang berbunga yaitu pada bulan Juni/Juli

Sejarah

Aconite, dari bahasa Yunani acon atau dart, merupakan cairan mematikan yang digunakan sebagai racun untuk panah. Dibuktikan oleh Hahneman pada tahun 1805, dan menjadi alternatif terapi demam akut dan inflamasi (pada masa itu untuk mengatasinya dilakukan blood-letting, yaitu mengeluarkan darah dari tubuh untuk mengeluarkan penyakitnya)

Persiapan Obat

Seluruh tanaman termasuk akar (yang mengandung racun paling banyak) dicabut selama musim berbunga, kemudian dipotong kecil-kecil dan dihaluskan dalam alkohol.

Gejala Utama

  • Gejala tercetus akibat syok atau terpapar udara dingin
  • Serangan panik dan takut akan kematian
  • Infeksi akut dan terjadi tiba-tiba

Profil Obat

  • Aconite cocok untuk orang yang kuat, tegap, sehat,senang dengan kegiatan di alam terbuka, anak-anak yang energik. Aconite dibutuhkan oleh orang yang dalam ketakutan (takut kematian, takut akan bayang-bayang menyeramkan), panik, tidak sabar.
  • Aconite untuk orang yang pada umumnya sehat dan kuat tapi bila menderita penyakit, penyakit akan berkembang dengan sangat cepat.
  • Gejala fisik dan mental terjadi dan menghilang seperti badai,yaitu tiba - tiba datang dan tiba - tiba menghilang.
  • Gejala timbul karena terpapar dingin (sangat dingin) dengan iklim yang kering.
  • Obat utama untuk peradangan, terutama pada membran serosa dan jaringan otot, tidak ada hasil inflamasi seperti nanah, atau bengkak berwarna hijau atau kuning bernanah.
  • Harus di ingat bahwa Aconite hanya menyebabkan gangguan fungsional yang merupakan permulaan dari suatu penyakit.
  • Karakteristik kulit kering, panas dan tidak berkeringat. Memburuk dalam kamar yang hangat, dan di bawah selimbut, membaik jika berselimut.
  • Demam yang tinggi dengan rasa panas yang kering membakar atau keringat membasahi seluruh badan dan merasa sangat haus. Dingin berganti dengan panas dan merah, atau satu merah yang lain pucat. Semua terasa pahit, kecuali air.
  • Nyeri yang hebat, seperti di tusuk-tusuk, di “iris-iris”.
  • Batuk sesak timbul setelah terpapar dingin dan udara kering. Batuk kering dengan sedikit lendir yang cair. Rasa terbakar dan kering di pangkal tenggorokan.

Penggunaan pada penyakit umum/ringan

  • Gunakan untuk gejala yang timbul karena terpapar dingin seperti batuk, sakit telinga tertama jika demam.
  • Dalam situasi apapun dimana ketakutan dominan atau jika ketakutan untk waktu yang lama karena syok.
  • Jika haid terlambat karena syok.
  • Sering buang air kecil pada bayi yang baru lahir karena trauma kelahiran, atau untuk keadaan cemas pada ibu-ibu dan bayi atau setelah melahirkan.
  • Gelisah dengan berdebar, asma, bronchitis, cacar air, batuk serak, sakit mata, sakit telinga, tampek (campak), sakit kepala karena matahari, kelenjar yang membengkak, sakit gigi.
  • Nyeri menusuk yang tidak dapat diabaikan, nyeri yang membakar, gatal dan kaku karena kedinginan.

Modalitas

Gejala memburuk

  • malam hari sekitar tengah malam,
  • ketika disentuh
  • terkena angin dingin

Gejala membaik

  • di udara terbuka